Wednesday, September 21, 2016

Dua Istilah Berbeda: Kemiskinan Vs Kampungan

Dalam hidup sehari-hari, istilah kemiskinan dan kampungan kerap kali kita dengar. Tapi perlu digaris bawahi, bahwa kemiskinan dan kampungan itu sangat berbeda. Karena orang miskin/org tak mampu belum tentu kampungan, dan orang kaya/berada mungkin saja kampungan. Kemiskinan lebih cenderung menunjukkan nasib, sedangkan kampungan lebih cenderung menunjukkan sikap. Berikut ini diulas lebih jauh tentang 2 istilah tersebut:

KEMISKINAN

Menurut Wikipedia, Kemiskinan adalah keadaan di mana terjadi ketidakmampuan untuk memenuhi kebutuhan dasar seperti makanan, pakaian, tempat berlindung, pendidikan, dan kesehatan. Kemiskinan dapat disebabkan oleh kelangkaan alat pemenuh kebutuhan dasar, ataupun sulitnya akses terhadap pendidikan dan pekerjaan. Kemiskinan merupakan masalah global. Sebagian orang memahami istilah ini secara subyektif dan komparatif, sementara yang lainnya melihatnya dari segi moral dan evaluatif, dan yang lainnya lagi memahaminya dari sudut ilmiah yang telah mapan, dll.

Kemiskinan dipahami dalam berbagai cara. Pemahaman utamanya mencakup:

Gambaran kekurangan materi, yang biasanya mencakup kebutuhan pangan sehari-hari, sandang, perumahan, dan pelayanan kesehatan. Kemiskinan dalam arti ini dipahami sebagai situasi kelangkaan barang-barang dan pelayanan dasar.

Gambaran tentang kebutuhan sosial, termasuk keterkucilan sosial, ketergantungan, dan ketidakmampuan untuk berpartisipasi dalam masyarakat. Hal ini termasuk pendidikan dan informasi. Keterkucilan sosial biasanya dibedakan dari kemiskinan, karena hal ini mencakup masalah-masalah politik dan moral, dan tidak dibatasi pada bidang ekonomi. Gambaran kemiskinan jenis ini lebih mudah diatasi daripada dua gambaran yang lainnya.

Gambaran tentang kurangnya penghasilan dan kekayaan yang memadai. Makna "memadai" di sini sangat berbeda-beda melintasi bagian-bagian politik dan ekonomi di seluruh dunia. Gambaran tentang ini dapat diatasi dengan mencari objek penghasilan di luar profesi secara halal. Perkecualian apabila institusi tempatnya bekerja melarang.



KAMPUNGAN

Menurut Wikipedia, kampungan berkaitan dengan kebiasaan di kampung; terbelakang (belum modern); kolot. Dan menurut tulisan di salah satu web populer, Salah satu sikap yang dapat dikategorikan sebagai kampungan adalah 'Penampilan yang tidak sesuai'. Penampilan yang tidak sesuai juga bisa membuat Kamu tampak kampungan. Mungkin, niat dari Rumah ingin tampil beda agar lebih menarik. Tapi ternyata keadaan tidak sesuai. Jadi untuk menghindari hal ini, lebih baik pilih penampilan netral. Penampilan netral adalah penampilan rapi dan paduan warnanya pantas untuk mengunjungi tempat-tempat khusus, tapi tetap pantas juga digunakan untuk berbaur didepan umum. Kadang kala kamu mungkin saja berpenghasilan lumayan, dari segi cara berkomunikasi kamu udah oke, kamu udah ngerasa keren, kepedean banget, ternyata orang lain menilai kamu kampungan, misalnya tas yang kamu beli mahal-mahal, tapi warnanya ternyata kampungan, kamu gak nyadar, tapi orang liatnya udah jijay aja. mending kamu pilih warna netral deh. Trus, bagi yang berkerudung, menurut kamu mungkin kerudung kamu udah mahal, tapi dirawat dong, nyucinya jangan disikat kenceng, jangan di-laundry atau masuk mesin cuci, mahal-mahal tapi koq kerudungnya bulukan, udah muncul bulu2 kegores goresnya, idiiih, keliatan kampungan tuh. Truz satu lagi, sendal jepit, walopun merk-nya keren & mahal, tapi kalo kaki kamu kucel, mending pake sendal yang ketutup depannya deh, biar kamu gak dicap kampungan.

Oke deh, segitu aja ulasan kemiskinan vs kampungan. Jangan salah lho, kadang orang yang dilabeli miskin, malah bisa bersikap elegan dan tidak kampungan dari segi penampilannya. Oke Tips kali ini: Berusahalah semaksimal mungkin untuk tidak kampungan, apalagi kalo kamu sebetulnya golongan menengah ke atas a.k.a. ga miskin. Peace ah!!! hehehe :D

Tuesday, August 30, 2016

Manusia Kuat ~ by Tulus


Kau bisa patahkan kakiku
Tapi tidak mimpi-mimpiku
Kau bisa lumpuhkan tanganku
Tapi tidak mimpi-mimpiku

Kau bisa merebut senyumku
Tapi sungguh tak akan lama
Kau bisa merobek hatiku
Tapi aku tahu obatnya

Manusia-manusia kuat itu kita
Jiwa-jiwa yang kuat itu kita
Manusia-manusia kuat itu kita
Jiwa-jiwa yang kuat itu kita

Kau bisa hitamkan putihku
Kau takkan gelapkan apapun
Kau bisa runtuhkan jalanku
Kan ku temukan jalan yang lain

Manusia-manusia kuat itu kita
Jiwa-jiwa yang kuat itu kita
Manusia-manusia kuat itu kita
Jiwa-jiwa yang kuat itu kita

Bila bukan kehendakNya huuu
Tidak satu pun culasmu akan bawa bahagia

Manusia-manusia kuat itu kita, jiwa-jiwa yang kuat itu kita
Manusia-manusia kuat itu kita, jiwa-jiwa yang kuat itu kita
Manusia-manusia kuat itu kita, jiwa-jiwa yang kuat itu kita
Manusia-manusia kuat itu kita, jiwa-jiwa yang kuat itu kita

Kau bisa patahkan kakiku, patah tanganku rebut senyumku
hitamkan putihnya hatiku, tapi tidak mimpi-mimpiku

Sunday, August 21, 2016

Kakek...

Jika di beberapa postingan sebelumnya saya pernah cerita tentang almarhumah nenek tersayang, kali ini saya akan bercerita tentang sosok almarhum Kakek saya. Maaf ceritanya random (lompat-lompat) alias gak sistematis.

Kakek saya bernama Jabir Sutan Malano. Seorang purnawirawan TNI AD. Terlahir di sebuah desa bersahaja, Desa Tanjung Barulak. Secara matrilineal suku kakek adalah Guci. Kakek memiliki 5 orang anak, 3 Putra dan 2 Putri. Mama adalah anak ke-3.

Sejak kecil kakek telah dididik disiplin yang sangat keras dari kedua orang tuanya. Sehingga di masa mudanya beliau memilih jalan untuk menjadi seorang Tentara (TNI AD). Dalam kariernya, beliau beberapa kali ikut bertugas mengamankan pemberontakan, sehingga mata kirinya sempat terkena tembakan dan dioperasi, sehingga nyaris buta, setelah dioperasi mata kiri beliau menjadi minus 12.

Selama masa pengabdiannya kepada negara pulalah, beliau pernah beberapa tahun lamanya di Blitar. Dari sana, karena membaur dengan masyarakat setempat, kakek mendapat ilmu bercocok tanam, yang pada saat beliau kembali ke kampung halaman, teknik bercocok tanam tersebut beliau transfer ke masyarakat di kampung kami. Bahkan masyarakat kampung kami yang awalnya MCK di sungai dan menampung air hujan, dimotivasi kakek untuk menggali sumur di rumah masing-masing, dan dicontohkan oleh kakek untuk membuat septic tank (sekitar tahun 80-an).

Meskipun orang Minang, dan nenek sebagai anak perempuan mendapat warisan tanah, tapi Kakek berkeras tidak mau membangun rumah di tanah warisan, ketika mama lahir, Kakek mengupayakan untuk membeli sebidang tanah di pinggir jalan dan dekat dari keramaian (pasar) dan membangun rumah untuk anak istrinya. Kakek berprinsip, tanah warisan itu lebih baik dimanfaatkan untuk berkebun, agar tidak bermasalah/sengketa kelak di kemudian hari.

Di masa pensiunnya, kakek beberapa kali terpilih sebagai Wali Nagari (Angku Kapalo Nagari/Kepala Desa) di Kenagarian Tanjung Barulak (di masa itu Tanjung Barulak belum dibagi menjadi 2 bagian seperti sekarang, baca: Tanjung Barulak Utara dan Tanjung Barulak Selatan). Semasa menjadi Wali Nagari, cukup banyak inovasi (terobosan) yang digagas oleh kakek. Di Tahun-tahun terakhir hidupnya pun, Kakek masih aktif di PEPABRI Kota Padang Panjang, bahkan beberapa kali pula menjadi Ketuanya. Kakek meninggal pada tahun 2001, di usianya yang ke-72 tahun. Kakek Lahir di bulan September, dan meninggal pun di bulan September. Di hari wafatnya, beliau dilepas dengan Upacara Militer. kakek memiliki 5 Penghargaan/Lencana dalam TNI, dengan pangkat terakhir Letnan 1.

Sebagai Kakek, bagiku kakek adalah seorang Kakek terbaik. Rasa sayang dan perlindungannya terhadap anak cucunya, sangat terasa. Di saat harus tegas, beliau tegas dan keras. Ketika itu untuk kebutuhan pendidikan anak cucu, Kakek rela berhutang sana-sini. Kakek tidak pernah pelit, dan tidak pernah membuang-buang waktunya, di belakang rumah pun beliau menanam beraneka buah-buahan. Bahkan ketika tak lagi menjadi Wali Nagari, beliau masih menyanggupi ketika ditunjuk Pak Camat (baca: Camat Batipuh) sebagai Kepala Pasar di desa kami. Ketika beliau telah tiada, para pedagang merasa kehilangan karena kehilangan seorang sosok yang bisa mengkoordinir segala sesuatunya dengan baik.

Kakek adalah pecatur handal, sulit sekali ngalahin kakek dalam permainan catur. Dan beliau sangat selektif dalam memilih lawan tanding. Kakek hobi membaca Koran dan menonton siaran berita di Televisi. Tapi sayangnya Kakek kurang suka musik, apalagi musik Barat, beliau alergi. jadi kalo kami (baca: anak cucunya) mau dengerin musik Barat, tunggu kalo kakek lagi keluar rumah atau ada urusan ke Padang Panjang.

hm...apalagi ya? bersambung dulu deh....hehehe :D

(to be continued)

Tuesday, August 2, 2016

Perkembangan My Sing! Smule Account...

Alhamdulillah, setelah 3 bulan aktif di aplikasi Sing! Smule (Medsos buat sing/nyanyi karaoke-an), Followers saya udah 460 orang :)




Dan ini score tertinggi waktu saya nyanyi solo:




Berikut ini perkembangan Jumlah followers & Jumlah Recordings saya selama 3 Bulan ini:































hehehee, segithu niat & semangatnya nyanyi, sering dicomplain sama misua n mama saya d rumah, coz berisik katanya, wkwkwk :D

Monday, June 6, 2016

Serunya Join Communities di Aplikasi Sing! Karaoke SMULE...



Aplikasi Smule menyediakan fasilitas untuk pengguna membentuk grup-grup tertentu, baik berdasarkan minat, atau pun berdasarkan genre musik yang disukai. Hampir satu bulan saya menggunakan aplikasi karaoke ini, dan saya udah gabung dengan 2 grup yakni, Grup Team Karaoke Lovers a.k.a. TKL dan SmuleDRenaline a.k.a. SDR. Manfaat langsung yang kita terima dari ikutan grup-grup ini adalah ketika kita duet a.k.a collab, maka admin grup ini bakal nge-tag recording kita ke members lainnya, lalu nge-like recording kita. Kalo kebanyakan yg nge-like, bakal masuk daftar listen sedunia di Smule wkwkwk. Sedangkan manfaat tidak langsungnya, kadang suka ada tips2 vokal atau tips biar bisa nyanyi lebih oke, tips buat sukses kolaborasi, dsb. Kedua grup ini berkantor di aplikasi Line, sehingga tiap org yg mau join ke grup grup ini harus punya ID Line (ehm ehm, ada hikmahnya juga saya sign up Line dulu diajakin temen). Hm, baiklah akan saya ceritakan sekelumit tentang 2 grup yang saya ikuti ini:


1. SDR (SmuleDRenaline)






Grup ini dibentuk oleh paramuda Indonesia, dengan Bayu sebagai founder dan Kidunk sebagai co-foundernya. Hingga saat ini tercatat 24 members grup ini, yang berasal dari berbagai provinsi di Indonesia. Struktur grup ini antara lain:

Leader: @SIV_KhayRSJ
Leader HRD: @S1BPatricia_RSJ
CoLead HRD: @BVI_Kania_SDR & @SIV_RickePoettia
Recruitment: @Mondres_

Member:
1. @Dyon_AndromedaBR
2. @Opel_aLatas
3. @isf_g1h_eva
4. @siska_scsf
5. @meiriyantoian
6. @SFSI_satorijr
7. @isf_yoanwidyanti
8. @SIV_faridgilbran
9. @SIV_Pitho7
10. @DSS_Jack_SDR
11. @BuNGaFLo_TKL8SDR
12. @Delly7Mendrofa
13. de el el

Grup ini mewajibkan absen (lapor kehadiran) setiap harinya, sanksi bagi yang gak lapor adalah kirim foto selfie terjelek ke grup.



2. TKL (Team Karaoke Lovers)



Grup ini dibentuk oleh cewe'-cewe' Filipina, dengan Maliey sebagai founder dan Izzie Krizzie sebagai co-foundernya. Hingga saat ini tercatat sebanyak 50 members pada grup ini, yang berasal dari berbagai negara. TKL Leader adalah Mark. Dengan admins: Shad, Rhose, Maliey, dan Krizzie.

Grup ini heboh banget. Sampe2 kadang kita keganggu dengan notifnya yg hampir tiap detik. Ga pernah sepi, dari pagi mpe tengah malem, eh ngga' ding dari pagi mpe pagi lagi, grup ini asik ngobroooool aja. Kalo yg aktif para members bule, nginggris dah ngobrolnya. Parahnya kalo yang lg ngobrol d chatroom itu para ce' n co' dari Filipina, merekanya pake bahasa tagalog, saya roaming deh. Tapi setidaknya ada 3 members asal Indonesia di Grup ini, yakni saya a.k.a @BuNGaFLo_TKL8SDR dan bayu a.k.a @SIV_TKL_BheyRSJ serta @TKL_septy, jadi saya gak roaming sendirian deh.

Tapi beberapa hari saya join di grup ini, saya jadi punya ide buat belajar bahasa tagalog & kepikiran juga buat belajar nyanyi lagu Filipina yg pastinya berbahasa tagalog.



Setelah ngulik-ngulik di google, ini ada kamus basic tagalog:

Selamat pagi : Magandang umaga; Selamat siang : Magandang araw; Selamat sore : Magandang hapon; Selamat malam : Magandang gabi;

Selamat ulang tahun: Maligayang kaarawan; Sampai jumpa : Kita tau mamaya ha;
Siapakah namamu? : Anong pangalan mo?; Namaku adalah… : Ang pangalan ko ay…
Senang bertemu kamu : ikinagagalak kitang makilala
Apa kabar? : Kumusta ka na?
Saya sehat : Mabuti naman ako
Sangat baik : Napakagaling
Sungguh? : Talaga?
Selamat tinggal : Paalam
Terima kasih : Salamat
Terima kasih banyak : Maraming maraming salamat
Terima kasih kembali : Walang anuman
Maaf : Pasensya na
Tidak apa-apa : Hindi naman masama
Permisi : Paumanhin
Silakan : Pakiusap
Ya : Oo
Tidak : Hindi
Ini adalah… : Siya ang…
Di mana…? : Saan…?
Di mana taksi? : Saan ang taxi?
Di mana bis? : Saan ang bus?
Di mana kamu? : Saan ang ikaw?
Di mana pintu keluar? : Saan ang labasan?
Di mana kamar mandi? : Saan ang paliguan?
Di mana tempat istirahat? : Saan ang palikuran?
Apakah itu jauh? : Malayo ba?
Apakah itu dekat? : Malapit ba?
Lurus saja! : Deretso
Belok kanan! : Lumiko sa kanan!
Belok kiri! : Lumiko sa kaliwa!
Tolong berhenti di sini! : Pakitigil dito!
Tolong antarkan saya ke alamat ini! : Pakidala ako sa address na ito!

Saya orang Filipina : Ako ay Filipina
Dia orang Italia : Siya ay Italyano
Kamu orang Indonesia : Ikaw ay Indonesyano
Dari manakah dia? : Saan siya nakatira?
Dari mana asalmu? : Saan ka nakatira?

Hariku menakjubkan : Ako ay nasiyahan
Aku tinggal di Manila : Ako ay nakatira sa Manila
Lim dari Singapura : Si Lim ay galing sa Singapore
Apakah kamu bicara Bahasa Inggris? : Nagsasalita ka ng English?
Saya tidak mengerti : Hindi kita maintindihan
Apa yang kamu mau? : Ano ang gusto mo?
Saya mau ini : Ito ang gusto ko
Saya mau minum : Gusto ko ng maiinom

Tolong segelas air! : Pakisuyo ng isang baso ng tubig
Tolong secangkir teh! : Pakisuyo ng isang baso ng tsaa
Minta menunya dong! : Pakisuyo ng menu
Silakan periksa! : Pakisuyo ng check!
Berapa banyak? : Magkano ito?
Sarapan : Agahan
Sayur : Gulay
Daging ayam : Manok
Daging sapi : Baka
Roti : Tinapa
Apel : Mansanas
Kopi susu : Kape na mayroong gatas
Wah, enak! : Ito ay masarap
Saya mau bayar pakai dollar : Gusto kong magbayad ng dolyar
Bisakah kamu membantuku? : Pwede mo akong tulungan?
Bisakah saya membantumu? :
Pwede ba kitang tulungan?
Suamiku/istriku : Aking asawa
Anakku : Aking anak
Cewekku : Nobya
Cowokku : Nobyo
Teman : Kaibigan
Dia istriku : Siya ay aking asawa
Dia anakku : Siya ay aking anak
Dia cewekku : Siya ay nobya
Dia cowokku : Siya ay nobyo
Membaca : Nagbabasa
Lelaki itu sedang membaca : Ang lalake ay nagbabasa
Tidur : Tulog
Dia sedang tidur : Siya ay tulog
Mengemudi : Maneho
Saya sedang mengemudi : Ako ay maneho
Berjalan : Lakad
Anakku sedang berjalan : Aking anak ay lakad
Bekerja : Trabaho
Suamiku sedang bekerja : Aking asawa ay trabaho
Bicara : Usap
Saya sedang bicara : Ako ay usap
Tongue twister :
Buwaya, bayawak, buwaya, bayawak,… (buaya, biawak, buaya, biawak,…)
Minimikaniko ni Monico ang makina ng Minica ni Monica.
(Monico si mekanik sedang memperbaiki mesin motor Minika-nya Monica).
Minikaniko ni Monico ang makina ni Monica.
(Monico si mekanik sedang memperbaiki mesin jahitnya Monica).

Hitungan:
1:isa
2:dalawa
3:tatlo
4:apat
5:lima
6:anim
7:pito
8:walo
9:siyam
10:sampu

Begitulah kisah saya dengan Grup-grup yang ada di Smule.

Tuesday, May 17, 2016

Smule: Aplikasi keren, Sing! Karaoke, Nyanyi lebih simpel di rumah pake android + Headphone ^^



*Best with Headphones


Di dunia ini sangat banyak orang yang suka menyanyi. Jika anda adalah salah satu di antaranya, anda wajib menginstall aplikasi sing! karaoke by smule wkwkwkwk, baik di android (smartphone) anda, atau pun di netbook, notebook, ultrabook, PC, atau Mac. Dengan aplikasi ini Anda memiliki kesempatan untuk bernyanyi bersama dengan bintang untuk beberapa lagu favorit Anda. Kelebihan aplikasi sing! karaoke by smule, anda dapat merekam sendiri nanyian Anda dan posting ke komunitas global.

Di Indonesia, Aplikasi karaoke ini telah populer sejak 2015, tapi sayangnya saya baru install beberapa hari yang lalu (baca: tanggal 12 Mei 2016) dengan nickname bunga_fLo. Di profil, saya tulis 'myFave: Pop, Ballads,Slow Rock, Country, and others (yg penting lagu2 yg enak didenger, saya demen aja dah)'. Hm, Walopun baru beberapa hari nongkrongin sing! Karaoke by Smule ini, mpe tanggal 16 Mei, saya telah merekam 100 lagu yang saya nyanyikan, 18 lagu dinyanyikan sendiri a.k.a solo, dan 81 lagu dinyanyikan berdua (duet), dan 1 lagu dinyanyikan bareng2 (berkelompok), wkwkwkwk, kadang mpe jam 3 malem saya msh nyanyi2 d rumah, saking semangatnya & biar rekamannya bening ning, hehehe. My Solo Recordings di antaranya: Kiss me & Don't Dream It's Over-nya Sixpence None The Richer; I wish I could Fly, Listen to Your Heart, It Must Have Been Love-nya Roxette; Thinking Out Loud-nya Ed Sheeran; House For Sale; Lumpuhkanlah Ingatanku-nya Geisha; Semua Tak Sama-nya Padi; Setengah Mati Merindu-nya Judika; More Than Words; Payphone, Daylight, Animals, & One More Night-nya Maroon 5; I'm With You-nya Avril Lavigne; My Immortal-nya Evanescence; Touch The Sky-nya Julie Fowlis (OST Brave); dan What Makes You Beautiful-nya One Direction.

Sedangkan My Collaboration Recordings a.k.a rekaman duet saya di antaranya: Fading Like a Flower, Queen of Rain, Spending My Time, & Almost Unreal-nya Roxette, Touch The Sky (3 recordings, duet dengan orang2 yg berbeda); There she goes-nya Sixpence None The Richer; Love Fool-nya The Cardigans, Friends-nya Ed Sheeran, Falling in Love at Coffee Shop-nya Landon Pigg; I'm With you & Complicated-nya Avril; Promises & Animal Instict-nya The Cranberries, Lucky-nya Jason mraz feat Colbie Calliat; Don't Speak-nya Gwen Stefanny/No Doubt; Love of My Life-nya Queen; You Must Love Me-nya Madonna; Thank You-nya Dido; Animals-nya Maroon 5 (3 recordings); That's The Way It Is, It's All Coming Back to Me Now, I'm alive, Because You Loved Me, & To Love You More-nya Celine Dion; Do That To Me One More Time; I've Been Away Too Long; My Brokers Souvernirs; My All-nya Mariah Carey; No One-nya Alicia Keys; The Way iam-nya Inggrid Michaelson, de el el...

Dipelajari dari lapak resminya di Google Play Store, Sing! Karaoke by Smule memang betul aplikasi yang menyuguhkan fitur-fitur bagi yang gemar karaokean. Bahkan aplikasi ini juga dilengkapi dengan fitur perekam suara, efek-efek audio, duet dengan artis idola Anda dan berbagi ke platform globalnya supaya orang lain bisa mendengarkan suara emas Anda.

Sing! Karaoke by Smule adalah aplikasi yang tak lain diciptakan oleh pengembang bernama Smule dan memulai debutnya pada 8 Agustus 2012 di App Store. Bagi Smule aplikasi ini merupakan proyek paling sukses yang menghantarkan Smule ke posisi yang sekarang. Walaupun jauh sebelum Sing! sudah ada beberapa aplikasi yang lahir lebih dulu. Seperti Sonic Boom yang diluncurkan di tahun 2008, kemudian Magic Fiddle di 2010, termasuk Glee Karaoke yang juga menggarap kategori yang sama.

Untuk platform Android sendiri Sing! Karaoke by Smule sudah mencatatkan angka unduhan sebanyak 50 juta. Beban file sebesar 41MB harus dibawa jika Anda berniat memasangnya di ponsel Android Anda. Minimal sistem operasi yang bisa menjalankannya adalah 4.0.3 atau yang lebih baru.

Di dalamnya terdapat berbagai kategori musik seperti pop, metal, rock, klasik dan lain-lain atau pilihan kategori berdasarkan artis dan negara. Sing! mempunyai sistem rekomendasi yang didasarkan pada preferensi masing-masing pengguna.

Seperti yang sudah disinggung di atas, Sing! juga menawarkan platform unik di mana pengguna dapat terhubung ke jaringan komunitas Smule. Di sana pengguna dapat saling berinteraksi lewat suara dan menyanyikan lagu bersama anggota komunitas yang menyukai lagu tertentu.



*sebagian dari postingan ini (about sing! smule) diperoleh dari www.dailysocial.com ^^

Tuesday, May 10, 2016

Soal Ujian Tengah Semester Mata Kuliah Labor Statistika 2016



Dosen Pengasuh: Bunga mardhotillah, S.Si, M.Stat
Type Ujian: Take Home Test
Petunjuk Pengerjaan: Print Hasil/Output Data Analysis beserta interpretasinya!


1. Gunakan NIM anda untuk menyusun data yang terdiri atas 14 sampel!
Contoh: mahasiswa dengan NIM 15101035302748, 7 sampel pertama diperoleh dari memecah NIM menjadi bilangan yang terdiri dari 2 angka dari kiri, sehingga diperoleh 15, 10, 10, 35, 30, 27, dan 48. Dan 7 sampel berikutnya diperoleh dengan cara kebalikan, yakni dari memecah NIM menjadi bilangan yang terdiri dari 2 angka dari kanan, sehingga diperoleh: 84, 72, 3, 53, 1, 1, dan 51. Lalu digabung menjadi 1 set data yang berbeda untuk tiap mahasiswa, karena menggunakan NIM masing-masing, untuk NIM contoh diperoleh sbb:
15, 10, 10, 35, 30, 27, 48, 84, 72, 3, 53, 1, 1, 51

Dengan Data NIM anda yang telah dipecah, entry data tersebut ke Ms.Office Excel, lalu gunakan Menu Data Analysis dengan memilih ‘Descriptive Statistics’ pada dialog box-nya. Print dan Beri interpretasi!

2. Buatlah Histogram (masih dengan memanfaatkan menu Data Analysis), dengan data 14 sampel yang berasal dari NIM anda tersebut!

3. Pecah kembali data NIM anda menjadi dua bagian pada Excel, bagian pertama menjadi X dan bagian kedua menjadi Y, Contoh (dengan NIM contoh di atas):
X: 15, 10, 10, 35, 30, 27, 48;
Y: 84, 72, 3, 53, 1, 1, 51;
tentukan Koefisien Korelasinya dengan menggunakan menu Data Analysis dengan memilih ‘correlation’ pada dialog box-nya! Interpretasikan nilai koefisien korelasi tersebut!


=Selamat Bekerja=

HASIL EXPOSE DEWAN RISET DAERAH TAHUN 2016



Beberapa hari yang lalu dapat kiriman email dari mbak Sartik (Balitbangda Provinsi Jambi) terkait Rumusan Hasil kesepakatan forum dalam Expose DRD Tahun 2016 yang diselenggarakan pada tanggal 28 April lalu di Aula Balitbangda Provinsi Jambi. Expose DRD tersebut dihadiri oleh anggota DRD dari beberapa Provinsi, antara lain: DRD Banten dan Jawa Barat, SKPD di lingkup Pemerintah Provinsi Jambi, Kantor Litbang dan Bappeda di Kabupaten/Kota se-Provinsi Jambi. Melalui Forum diskusi tentang permasalahan-permasalahan yang dihadapi DRD, maka disepakati beberapa poin rumusan sebagai berikut:

1. Mendorong Kemenristekdikti melalui Dewan Riset Nasional (DRN) untuk menyusun Peraturan Pemerintah tentang DRN dan DRD sebagai dasar bagi Pemerintah Daerah dalam Pembentukan DRD. Pembentukan DRD diputuskan melalui Peraturan Daerah.

2. Mengusulkan kepada DRN untuk menyusun Juklak dan acuan tentang pembentukan dan tupoksi DRD guna meningkatkan Peran DRD dalam Pembangunan Daerah.

3. Mengusulkan kepada Kemenristekdikti melalui DRN untuk melakukan koordinasi dengan Kemendagri guna Optimalisasi Peran Balitbangda dalam Pengembangan IPTEK.

4. Mengukuhkan Forum DRD se-Sumatera, dan memutuskan DRD Provinsi Jambi sebagai Sekretariat sementara, Ketua DRD Provinsi Jambi sebagai Ketua ex-officio. Untuk Pertemuan pertama, Provinsi Lampung disepakati sebagai tempat penyelenggaraan Forum DRD se-Sumatera Pertama.

5. Mendorong Pemerintah Daerah untuk merealisasikan anggaran riset di daerah sesuai dengan Surat Edaran Menteri Dalam Negeri, yakni sebesar 1% dari APBD.


Rumusan di atas ditanda tangani oleh Dr. Ir. Bambang Setiadi, M.SI. IPU selaku Ketua Dewan Riset Nasional, Dr. Ir. H. Sa'ad Murdy, MS selaku Ketua DRD Provinsi Jambi, dan Ir. H. Husni Jamal, M.Agr, St selaku Ketua Sidang.